Langkau ke kandungan utama

Ukhti aku ingin berhijab..

Bismillahirrahmanirrahim.

"Ukhti aku ingin berhijab, tapi mengapa rasanya susah sekali"
"Ka, aku ingin berhijab tapi harus darimana dulu aku memulainya"
"Ukhti, aku ingin berhijab tapi orang tua tidak mendukung aku buat berhijab"
"Ukhti, aku ingin berhijab tapi aku takut sahabat2ku menjauhiku"
.
Begitu banyak pertanyaan-pertanyaan yg mereka lontarkan. Namun, saya kagum dengan mereka karena dalam hati mereka punya keinginan untuk berhijab.
.
Ukhtiku, jangan takut pada apapun atau pada siapapun untuk berhijab. Namun, takutlah pada Allah. Perbaiki niat, luruskan niat hanya untuk mencari Ridha Allah bukan yg lain. InsyaAllah segala sesuatunya akan dimudahkan olehNya Aamiin.
.
Ukhti, ketika dalam hatimu ada keinginan untuk berhijab. Maka pakailah hijab itu, karena mungkin itu adalah sebuah hidayah dariNya untukmu. Maka janganlah untuk menolak atau menjauhi hidayah itu. Namun, kejar & raihlah hidayah itu. Bismillah sayang...
Luruskan niat, perbaiki niat Lillahita'ala.
.
Ukhtiku, hijab itu perintah dari Allah yang wajib kita pakai sebagai seorang muslimah. Kalau hukumnya sudah wajib, namun kita tidak melaksanakan itu tentu Nerakalah yg akan kita dapatkan di Akhirat nanti. Naudzubillah....
Apalagi jika seorang ayah tidak menegur anaknya. ketika melihat anaknya tidak memakai hijab, melangkahkan kaki keluar rumah1langkah saja maka nerakalah yg akan membawanya nanti.
.
Selagi Allah beri kita umur, mari ukhtiku kita mulai untuk memakai hijab. Jangan ada lagi kata sulit, jangan ada lagi kata takut. Bismillah sayang, Allah selalu bersama kita. Allah sedang menunggu kita. Buat Allah tersenyum melihat kita memakai hijab itu... Tidak mengapa kita terlihat biasa didepan manusiaNya, namun terlihat cantik didepan Allah Subhanahuwata'ala ^_^



Sekian.

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Apa itu 'TARBIYAH' ?

Bismillahirrahmanirrahim...
Melihat kepada suasana di sekeliling & telatah anak-anak remaja seusia dengan saya, saya mula mencari sesuatu sebagai sistem s0kongan (supp0rt system) dan juga persekitaran (biah) yang dapat membantu diri saya untuk terus istiqamah dalam bermujahadah mencari reda Ilahi... Pencarian saya bermula di bumi 'SHAMS' (gelaran bagi sek0lah menengah saya) dan di situ jugalah atas takdir Allah (melalui peranan yang dimainkan oleh seni0r-seni0r), saya menjumpainya...
AlhamduliLlah... N0w, I'm already in l0ve with it. Bila dah jatuh cinta semuanya Indahkan.Jadi, macam tu lah apa yang saya rasa dengan 'Tarbiyah'. Melalui tarbiyah saya pelajari segala-galanya termasuklah mengenal siapa itu Al-Khaliq, mengetahui siapa diri saya yang sebenarnya, tujuan saya hidup dan tali (ikatan) ukhwah. "Tarbiyah, apa maksud tarbiyah tu? " mesti ada yang tertanya-tanya kan. Meh snie nak habaq mai... Mengikut ensiklopedia, tarbiyah berasal dari bahasa Ar…

Pengalaman jaga booth, jual tudung

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamualaikum semua...

Sebelum ni fatin ada janji nak cerita pasal pengalaman sepanjang bersama team Hijabmanis ataupun nama barunya sekarang adalah I_Manishijab di UMT (Universiti Malaysia Terengganu) baru-baru ini. Maybe ada yang tak tahu apa yang fatin buat kan. So, untuk makluman semua fatin kan ada buat dropship tudung, dengan I_Manishijab tu lah. So, kebetulan dyeorang pun nak bukak booth dan perlukan pembantu. Fatin joinlah. Lagipun UniSZA kan sebelah UMT je. Dekat sangat ulang alik je. Hehe..😄😄😄

Seronok tau.. Bukak booth pastu jual pelbagai jenis tudung. Semuanya yang patuh syariah. 😊
Ada yang tanya tak penat ke? Tak kekok ke? Penat tu susah semestinya. Dari 10 pagi sampailah ke 11 malam. Lebih kurang camtulah. Boleh je nak balik awal dalam pukul 10 malam camtu, tapi yelah waktu tengah kemuncak, style budak-budak U plak jenis suka keluar lewat malam, memang time gitew la booth penuh orang. Penuh dengan akak-akak manis yang sibuk duk cari tudung.…

Episod 6 - Doanya terjawab sudah!

Alhamdulillah.. begitu lama penantiannya. Dan penantian itu satu penyeksaan bukan. Bukannya tidak mahu diluah, hanya Allah swt mengetahui sejauh mana rasa ini. Namun, reda si ayah seringkali bermain di fikiran. Mampukah hal ini dibawa berbincang? Mampukah Aisyah berhadapan dengan ayahnya? Menyatakan rasa yang selama ini dipendam. Allahurabbi.. Berat bila memikirkan soal hati, saat hati mula suka, menyimpan rasa, si ayah pula menyatakan syaratnya. “Ayah taknak anak-anak ayah berkahwin dengan orang negeri…!” tegas si ayah. Sebaliknya pula yang terjadi. Siapa mampu melawan takdir, rasa ini sudah mula hadir dalam diri Aisyah. Tidak disangka-sangka, si dia yang diminati berasal dari negeri itu. Kenapa? Kenapa hal ini perlu terjadi? Andai saja dia bukan berasal dari sana, sudah lama Aisyah meluahkan rasa ini pada si ayah. Biar dia memahami sejauh mana kesungguhan si anak. Dari pandangan orang luar, kenapa perkara mudah sebegitu perlu menjadi syarat utama bagi si ayah? Tidak logik dek akal!…